Setiap malam itu istimewa
Mengapa bisa begitu?
Di waktu malam itu tak sedikit orang yang lalu lalang mencari angin malam, berjalan tanpa arah, asalkan Ia dapat kembali ke tempat dimana Ia berasal
Tak sedikit orang yang duduk memandangi betapa indahnya cahya yang dipancarkan oleh Sang Penerang Malam, dan
Tak sedikit orang yang bangun untuk mengadahkan tangannya, seraya bersujud, memuja, menangis, dan mengadu kepada Sang Khalik
Mengapa bisa begitu?
Di waktu malam itu tak sedikit orang yang lalu lalang mencari angin malam, berjalan tanpa arah, asalkan Ia dapat kembali ke tempat dimana Ia berasal
Tak sedikit orang yang duduk memandangi betapa indahnya cahya yang dipancarkan oleh Sang Penerang Malam, dan
Tak sedikit orang yang bangun untuk mengadahkan tangannya, seraya bersujud, memuja, menangis, dan mengadu kepada Sang Khalik
Ya.. Malam itu selalu di nanti dan
di dambakan mereka
Malam itu tak henti – hentinya memenung mereka, merangkul mereka, membelai hangat mereka
Hingga mereka terlelap dalam waktu tersebut, tak peduli berapa lama mereka seperti itu
Malam itu tak henti – hentinya memenung mereka, merangkul mereka, membelai hangat mereka
Hingga mereka terlelap dalam waktu tersebut, tak peduli berapa lama mereka seperti itu
Malam itu menjadi malam yang
istimewa untuk mereka
Walau kadang karenanya mereka dapat terlelap dalam pahitnya rasa pilu
Walau kadang karenanya mereka dapat terlelap dalam tangisan tak berujung
Tapi, mereka percaya bahwa Tuhan tau
Walau kadang karenanya mereka dapat terlelap dalam pahitnya rasa pilu
Walau kadang karenanya mereka dapat terlelap dalam tangisan tak berujung
Tapi, mereka percaya bahwa Tuhan tau
Mereka tau bahwa Tuhan merasakan
pahitnya luka itu
Mereka tau bahwa Tuhan mendengar keluhan itu
Mereka tau bahwa Tuhan melihat tangisan itu
Karena itu mereka melakukannya
Mereka tau bahwa Tuhan mendengar keluhan itu
Mereka tau bahwa Tuhan melihat tangisan itu
Karena itu mereka melakukannya
Tak henti – hentinya mereka
terbangun untuk sekedar bersujud dan mengadahkan tangan seraya mengucapkan
beberapa untaian kata – kata
Hanya untuk mengadu kepada Sang Pencipta
Hanya untuk berharap akan sebuah keajaiban
Hanya untuk berharap Ia akan menjawab semua keluh kesah itu
Hanya untuk mengadu kepada Sang Pencipta
Hanya untuk berharap akan sebuah keajaiban
Hanya untuk berharap Ia akan menjawab semua keluh kesah itu
Apakah kalian mengenal mereka?
Mereka yang memanfaatkan waktu malam
untuk mengadu kepada Sang Khalik?
Jika tidak cari!
Cari! Cari! Cari!
Apakah mereka ada?
Tentu! Lalu, siapa mereka?
Ya! Mereka adalah Sang Penikmat Malam
Sang Perenung Malam
Jika tidak cari!
Cari! Cari! Cari!
Apakah mereka ada?
Tentu! Lalu, siapa mereka?
Ya! Mereka adalah Sang Penikmat Malam
Sang Perenung Malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar